Vario Karbu 110 CC

Mengapa tarikan di Honda vario 110 karbu menjadi berat

Honda vario 110 karbu - Sahabat roda dua salam sejahtera bagi kita semua. Dalam dunia otomotif kita mengetahui sistem kerja di karburator yang dibagi menjadi dua kelompok besar.

vario 110 cc
vario 110 cc 


1.Karburator  tipe vakum.
2.Karburator konvensional atau skep.

Salah satu yang perlu kita ketahui terlebih dahulu adalah bahwa keilmuan sepeda motor, pembakaran dalam itu dibagi menjadi tiga cabang keilmuan utama.
  1. Pertama keilmuan terkait dengan mesin
  2. Kedua keilmuan terkait dengan chasis atau sasis sepeda motor. 
  3. Ketiga terkait dengan kelistrikan.
Ketiganya memiliki banyak sub pembahasan yang lebih mendalam lagi.

Mari kita membahas dulu poin pertama, yaitu tentang cabang keilmuan mesin dengan sub pembahasan tentang sistem bahan bakar. Kita mulai dari karburator.

Pengertian karburator

Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam.

Jenis karburator

  1. Pertama karburator tipe vakum. 
  2. Kedua karburator tipe skep.
Perhatikan gambar dibawah ini!
karburator_vakum
Gambar Karburator Vakum

karburator_skep
Gambar Karburator Skep

Pada Honda vario 110 cc, karburatornya menggunakan karburator sistem vakum. Secara fungsi sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara karburator vakum dan karburator skep.


Komponen karburator tipe vakum

Komponen yang terdapat pada karburator sistem vakum lebih banyak. Tentu saja ini terasa lebih rumit.
Komponen Karburator Vakum
Yang dimaksud dengan sistem karburator vakum adalah pengatur keluarnya bahan bakar diatur oleh tekanan udara yang masuk.

Sistem ini memiliki kelemahan yang cukup mengganggu pengguna sepeda motor. Kelemahan karburator vakum adalah komponen  vakum tidak awet. Tentu ini kurang baik bagi kantong kita.

Komponen vakum terbuat dari karet. Bahan baku karet ini apabila terkontaminasi secara terus menerus dengan bensin maka mengakibatkan komponennya akan cepat rusak.


Karet karburator vakum yang rusak
Dari gambar diatas adalah contoh komponen karet vakum karbu vario. Apabila keadaan sudah rusak maka skep akan mudah berubah posisi.
Perubahan posisi skep tersebut akan merubah posisi coakan menjadi tidak tepat. Dari posisi yang tidak tepat maka aliran udara yang masuk akan terhambat.
Sehingga komponen karburator yang kurang baik ini akan berpengaruh terhadap kinerja mesin. Padahal karburator adalah komponen utama pada sepeda motor.
Di lapangan, sering kita menjumpai sepeda motor dari mesin vario 110 CC yang tenaga tarikannya terasa berat. Hal itu bisa saja terjadi karena karet vakum karburator tersebut kondisinya sudah jelek. 
Seharusnya, ketika mesin hidup secara normal maka tenaga yang dihasilkan harus baik juga. 

Sistem karbu ditinggalkan?

Seiring berjalanya waktu, teknologi yang menggunakan sistem karburator mulai ditinggalkan oleh dunia otomotif. Sistem kerja karburator dianggap kurang maksimal. Terutama setelah sistem Fuel Injection atau FI ditemukan dan dianggap lebih efisien.
Awal-awal keluarnya Honda Vario 110 tidak bisa mengalahkan Yamaha Mio. Padahal sama-sama menggunakan sistem karburator.
Saat ini Vario karburator beralih ke sistem FI atau fuel injection. Dengan teknologi injeksi yang lebih modern pada sistem sepeda motor, animo di masyarakat terhadap sepeda motor juga ikut naik.
Benar bahwa ada tiga cabang keilmuan dasar di dunia sepeda motor yang tidak bisa dirubah. Tetap ada mesin, kelistrikan, dan chasis. 
Hanya saja perkembangan teknologi dari karburator ke injeksi yang banyak dikembangkan oleh pabrikan otomotif terasa sangat berpengaruh bagi masyarakat sebagai pengguna.

Pengertian injeksi

Injeksi bahan bakar adalah sebuah teknologi digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar.
Buktinya saat ini hampir semua matic, termasuk Honda Vario 110 karbu sudah tidak diproduksi lagi. Sebagai gantinya, Honda menerapkan teknologi fuel injection. Semua ini tentu saja untuk memenuhi tuntutan pasar sekaligus mempertahankan penjualan yang tinggi. (Riza Dwi Ahmadi)

Posting Komentar

© UANG OJOL. All rights reserved. Distributed by Pixabin