Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Level GoPartner Awards Berujung Rating di Playstore Anjlok 1.8

 Baru-baru ini Gojek meluncurkan program baru bagi mitra drivernya yaitu Level GoPartner Awards. Ada Level Basic, Level Silver, Level Gold, serta Level Platinum. Apakah ini semakin memperbaiki kesejahteraan drivernya sebagai mitra, atau hanya akal-akalan agar keuntungan yang diperoleh Gojek semakin besar? Simak penelusuran uangojol berikut ini.

level-gopartner-anjlok
Rating gopartner anjlok


Apa itu program Level GoPartner Awards

Program ini sedikit berbeda dari program sebelumnya, misalnya Program Jawara Gojek atau Program Berkat Gojek. Meskipun berbeda, tapi pada dasarnya mirip-mirip lah. "Bedanya hanya tambah sulit dapat bonus," ujar salah seorang driver Gojek yang sudah bertahun-tahun jadi mitra. Barangkali ada benarnya, bahwa bonus kali ini semakin sulit diraih para mitra gojek.

Lalu seperti apa Level GoPartner Awards ini? Jadi secara sederhananya, level-level driver dibagi menjadi 4 seperti yang disebutkan diawal, yaitu Level Basic, Level Silver, Level Gold dan Level Platinum. 

Indikator utama pembagian ini dengan melihat 3 hal, yaitu target poin, performa dan rating yang diperoleh driver.

Detail 4 Level GoPartner awards

Seperti apakah pembagian level-level ini? Berikut detail contoh targetnya dalam 1 bulan.

  1. Level Basic, target poin 0, performa 0, rating 0.
  2. Level Silver, target poin 35000, performa 96%, rating 4,95
  3. Level Silver, target poin 41000, performa 97%, rating 4,96
  4. Level Platinum, target poin 48000, performa 98%, rating 4,97
Poin yang dikumpulkan driver dihitung dari jumlah penyelesaian order dikalikan faktor pengali yaitu 100 atau 150, tergantung jenis orderan.

Misalnya bulan Maret ini spesialis Goride semua. Karena faktor pengalinya adalah 100, maka dalam sebulan ini butuh 480 orderan Goride untuk memperoleh predikat driver Level Platinum di bulan April. Kalau dalam sebulan bekerja 22 hari, maka per hari harus konsisten menyelesaikan 22 orderan. Tentu hal ini sangat menyiksa bagi driver.

Belum lagi tambahan performa nyaris sempurna serta tambahan bintang yang hampir tidak boleh ada cela yang cukup berat. Juga jangan lupa, bahwa program berlaku hanya dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, bukan 24 jam. 

Reward yang Diraih Mitra

Sebenarnya reward apa saja yang akan diraih mitra, kok targetnya sedemikian tinggi? Berikut contohnya.

  1. Level Basic, target poin 0, performa 0, rating 0.
    • Pendapatan minimum
    • Program swadaya
  2. Level Silver, target poin 35000, performa 96%, rating 4,9
    • Pendapatan minimum
    • Voucher cashback Rp 50.000
    • Program swadaya
  3. Level Silver, target poin 41000, performa 97%, rating 4,9
    • Pendapatan minimum
    • Voucher cashback Rp 100.000
    • Program swadaya
  4. Level Platinum, target poin 48000, performa 98%, rating 4,97
    • Pendapatan minimum
    • Voucher cashback Rp 150.000
    • Program swadaya
    • Fitur uang tambahan
    • Layanan CS khusus Level Platinum
Mari kita telisik lebih mendalam. Di Malang, level Basic menerima pendapatan minimum Rp 50.000 untuk 700 poin. Misalnya Goride maka butuh 7 orderan. Padahal 1 orderan jarak terpendek ongkosnya yang diterima driver Rp 7.200. Kalau 7 orderan jarak pendek maka totalnya sudah Rp 50.400, malampaui pendapatan minimum.

Program Swadaya, yang dimaksud disini ternyata sebagian besar atau malah semuanya, sudah ada sebelum Program Level GoPartner Awards. Seharusnya tidak usah dimasukkan kalau hanya sebagai pemanis belaka, tapi aslinya sudah ada.

Reaksi Mitra Driver Gojek

Di berbagai kota, memang ada driver Platinum, tapi persentasenya sangat kecil. Silakan cek sendiri di lapangan. Mereka yang berada di level ini, tentu tak begitu pusing dengan program baru ini. 

Tapi mari lihat apa yang terjadi di Play Store. Aplikasi GoPartner dihajar habis-habisan oleh netizen. Pagi ini, 3 Maret 2021, ratingnya terjun bebas ke 1.8 yang sangat memprihatinkan karena terparah selama ini.

Banyak komentar miring, misalnya saja komentar Muhammad Arifin pada 2 Maret 2021 "Mohon maaf ya maaf sekali kalian itu IT yg cerdas dimana- mana angka itu di sederhanakan... Ini bukan kemajuan tapi kemunduran. Indonesia aja mau menyederhanakan nilai mata uang rupiah kalian malah di perbanyak nol nya tapi hasilnya diperkecil. Klu mau mengambil keuntungan apapun tidak usah pakai alibi apapun smua mitramu tanpa aneh-aneh tau maksud kalian. Jujur itu baik jangan kayak politikus lah bisnis yang transparan aja. Ini api dalam sekam!!!!!"

Ada lagi xdz low "1. tarif gosend gak manusiawi 2. sistem jaminan pendapatan itu gak perlu bos, yg perlu itu jaminan order! kalo udh 20order udh dibikin stop tuh apk drivernya! bagiin ke yg lain yg blm. driver banyak bkn itu2 doang! gak ada driver yg males bos! semua driver niat kerja gak ada yg males!! 3. no cs pake disamarin itu nyusahin driver! mending kalo cs nya pada pinter semua mantau orderannya kl di chat lgsg respon lah ini? masih byk cs yg gak ngerti kesanaaaa.."

Lalu komentar Wendi Miriano "Saya sudah berusaha keliling2 hingga bahan bakar saya habis, nyatanya nihil orderan. Tapi kenapa ada beberapa teman saya pada dapat banyak dan saya tidak? Ada yang salah dengan akun dan hp saya? Tolonglah beri kami orderan yg rata dengan yang gacor2 ini. Banyak teman2 yang ngeluh dengan menunggu orderan sepi. Kaya seperti dahulu lagi."

Sebenarnya serangan B1 pernah terjadi sekitar 1 tahun yang lalu. Haruskah kisah kelam itu terulang kembali sekarang?

===

Semoga Gojek bisa lebih baik lagi
#Salam satu aspal

3 komentar untuk "Level GoPartner Awards Berujung Rating di Playstore Anjlok 1.8"

  1. 不不sampai tgl 28maret2021 orderan menurun,klu tdk ada orderan setidaknya ada perhitungan sewa motor /hari,daripada voucher alfamart,voucher oli,nggak jelas/tdk pas sasaran,klu PT tdk mampu mendingan phk karyawan tetap ditiap daerah termasuk manager,toh semuanya online,karyawan di phk kasih aja akun gopartner biar merasakan seperti apa sulitnya mencari driver不不 aplikasi terpintar didunia dlm ngakali para drivernya不不

    BalasHapus
    Balasan
    1. mana mungkin mau, bang... sudah jelas dari awal ada sampai saat ini, yang ada hanya penurunan pendapatan mitra, kan?

      Hapus
  2. IT yg hidup nya di kantor ber ac cuma cari muka .coba aja dia jadi driver

    BalasHapus