Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Akun Gagu Driver Gojek

pembatalan-orderan-gojek
Yaah, customer tiba-tiba nge-cancel

Mengapa akun anda gagu alias anyep? Padahal anda sudah berusaha maksimal. Apakah benar-benar maksimal menurut Gojek? Simak penyebab akun gagu versi uangojol berikut ini!

1. Komentar buruk customer Gojek


Komentar buruk customer Gojek kepada driver cukup besar pengaruhnya bagi orderan berikutnya. Orderan bisa langsung down, bisa juga 2 atau 3 hari berikutnya mempengaruhi perolehan orderan yang masuk.

Sayangnya, komentar buruk customer Gojek ini tak bisa langsung diketahui hari itu juga. Gojek menunda munculnya komentar hingga beberapa hari berikutnya. Imbasnya, apabila orderan tidak juga masuk, driver hanya menduga-duga apakah ada komentar buruk dari costomer, atau ada hal lain.

Semua kemungkinan serba tidak jelas, hingga komentar muncul di aplikasi driver. Baru ada kejelasan.

Hampir bisa dipastikan, komentar yang buruk umumnya menyangkut pelayanan. Ada driver yang dikomentari telah berkata kasar, pesanan Gofood kurang, promo tidak diberikan, sepeda motor kotor, dan seterusnya.

Malahan ada hal yang membuat kesal, customer niatnya memberi komentar pada resto, tapi masuknya malah ke driver. Menyebalkan, bukan?
 
Satu hal yang sangat disayangkan, driver seolah tak punya peluang untuk membela diri ketika ada kejadian seperti ini.

2. B1

Rating bintang satu (B1) ini sepaket dengan komentar buruk customer. Umumnya apabila ada komentar buruk, akan dibarengi dengan rating B1.

Meskipun demikian, ada kalanya antara rating B1 dan komentar tidak sinkron. Ratingnya B1, tapi komentarnya baik.

Atau sebaliknya, dapat rating B5 tapi komentarnya buruk. “Mas, ini kok ngga dapat promo ya? Padahal di aplikasi ada promo. Harus komplain ke siapa ya?”

Nah, kan! Bila ada komentar demikian, tentu driver bakal bingung juga harus komplain ke siapa, kan?

Apabila hal ini terjadi, dan anda sebagai driver tidak merasa ada kesalahan, bisa email ke driversupport@go-jek.com untuk upaya klarifikasi. Meski ini bukan jaminan ditindak lanjuti, namun sebelum ada cara yang valid, cara ini bisa lah dipakai.

Kisah nyata, rating B2 saja, butuh sekitar 3 minggu untuk recovery sampai bisa gacor lagi. Apalagi B1, akan lebih lama penyembuhannya. Usahakan bisa memperoleh rating bintang lima dari customer.

3. Sering cancel orderan


Dari awal, cancel order adalah hal yang tak diperbolehkan oleh gojek.

Dengan catatan, orderan tersebut memang benar adanya. Bukan orderan fiktif yang memang harus dicancel.

Tapi apabila orderan itu bukan orderan fiktif, sementara anda meng-cancel orderan itu, maka akan berdampak pada kelangsungan orderan anda.

Memang kalau hanya 1 kali, efeknya tidak seberapa. Tapi bila berkali-kali, maka akan fatal akibatnya.

Tidak percaya? Silakan coba 2 kali berturut-turut anda cancel orderan yang masuk; kalau hanya ingin merasakan sensasinya anyep!


4. Performa dibawah 85%


Mempertahankan performa 100% memang sulit. Tapi banyak driver mampu konsisten melakukannya.

Mengingat kondisi 100% ini sulit dicapai, maka Gojek memberikan batasan 85% untuk kategori yang baik.

Mungkin anda bilang begini, “Saya sudah 90% tapi kok anyep?”

Tunggu dulu, sebagai driver kamu tidak sendiri kan? Ada banyak driver, kan?

Nah, itu dia.... Bila sistem ranking diterapkan, maka 90% akan tenggelam dibawah ranking 91% - 100%. Sederhanya sekali. Jadi pintar-pintar saja menjaga performa, sekaligus memposisikan diri saat onbid.

Sadar diri, lah. Kalau ranking jelek, menjauh dari driver yang rankingnya bagus. Bukan berarti tidak ingin berkumpul dengan teman-teman kita, loh ya. Tapi dikira-kira lah, kapan harus nimbrung, kapan harus mendekati orderan.

Hah, mendekati orderan? Memangnya bisa? Inilah seninya ngebid. Sulit, tapi bisa. Bisa tapi sulit.

Lho, bukannya performa harus 75% agar baik? Begini, 75% ini batasan untuk syarat keluarnya bonusan harian. Bukan untuk menjaga akun yang baik. Beda antara bonusan dan performa akun yang baik, loh. Jangan salah lagi ya.

5. Bermain di 1 atau 2 spot saja


Ketika kamu sering dapat orderan di salah satu titik yang memang ramai, naluri akan cenderung mengajak untuk berada di area itu saja. Padahal sebaiknya tidak demikian. 

Memang menyenangkan sering dapat orderan di area tersebut. Baru datang, sudah dapat orderan. Selesai antar, balik lagi kesitu, tak lama dapat lagi. Asik memang. Tapi yang demikian itu, tidak bisa berjalan sepanjang waktu. Istilahnya, ada indikasi yang kurang wajar dan dibaca oleh server Gojek.

Awal-awal 2018 kalau tidak salah ada istilah suspen area. Ini terjadi karena over histori atau kebanyakan mengambil orderan dari satu titik saja.

Cara mengatasinya gampang saja. Berpindah ke titik yang lain, yang potensi orderannya juga banyak. Nah, kalau sudah dapat 2 atau 3 orderan, sebaiknya tidak balik lagi ke titik tersebut. Usahakan mencari selingan order dari titik yang lain.

Bila kamu punya 4 atau 5 titik favorit versi kamu, itu bagus banget. Tinggal rolling saja dari titik yang satu ke titik yang lain. Dengan demikian, histori atau riwayat orderan yang terbentuk akan terlihat alami bagi server. 

6. Jam Onbid yang Tidak Teratur


Banyak sekali driver Gojek yang tidak begitu mempedulikan start onbid. Memang ini sepertinya sederhana.

Apabila bekerja di pabrik, kantoran, atau pada instansi pemerintah, mau tak mau kamu pasti akan teratur jam kerjanya. Berangkat pagi, pulang sore. Ada pula yang berangkat siang, pulang malam. Atau berangkat malam pulang pagi bagi yang shift malam.

Di ojol, beda. Kontrol waktu mutlak ada pada diri kamu sendiri. 

Dulu, onbid sembarangan waktu, dengan durasi panjang waktu acak sekalipun akan bisa dapat orderan. Meskipun masih kalah dengan akun gacor, minimal akan ada beberapa orderan masuk.

Pada GoPartner Gojek sekarang ini, ternyata konsistensi jam onbid memberi pengaruh besar bagi akun driver. Selain konsisten dengan jam onbid, lamanya onbid juga mempengaruhi kelangsungan orderan akun gacor.

Driver yang onbid sebarang waktu, dengan durasi waktu yang pendek bekerja, akam dengan mudah dikalahkan oleh driver yang konsisten dengan jam onbid serta lamany waktu onbid.

Misalnya, driver yang onbid tiap hari jam 5 pagi, dengan lamanya onbid 12 jam atau lebih, akan berpeluang mendapatkan orderan yang lebih banyak dibanding driver yang onbidnya acak.

Memang benar bahwa ini tidak mutlak benar dan langsung mengubah akun kamu menjadi akun gacor. Tapi butuh waktu sekitar 2 minggu untuk menjadi gacor. Tentu saja dengan memadukan dengan teknik yang lain, seperti dijelaskan pada poin sebelumnya.

Note : tulisan ini akan bersambung di kemudian hari. Nantikan updatenya ya

89 komentar untuk "Penyebab Akun Gagu Driver Gojek"

  1. Apa bisa drever tidak salah..di kasih bintang 1 oleh kostimer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya aplikator tak membuka fitur menjawab komentar kastamer..

      Hapus
  2. Knp ya di apliksi orderan nya anyep 2 hari kadang gak di kasih dan. Sblm nya

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. uninstal apk bang... haha

      Hapus
    2. Ahahahah anjing emng kau gojek, kerja bener bener kena fitnah cs plus b1 lngsung anyep wkwkkwkw asu asu

      Hapus
  4. Kenapa berakibat ke akun driver kalau costumer cancel orderan padahal bukan kesalahan driver ujung2nya akun jadi gagu

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini yg bikin driver gak bisa apa-apa

      Hapus
  5. system bobrok contoh nya kek skrg ini..tiap hr on bid..perform 100...jarang atw tdk sm skli cancel..akun tiba2 gagu..mkin sini mkin kcau z ni gojek smnjk d tinggAl nadiem

    BalasHapus
    Balasan
    1. barangkali bang nadim akan balik ke gojek lagi

      Hapus
    2. Tu sama yg trjadi ma kita onbit dr jm 5 sampai jm 8 bhkn 9 ..ordrn ga prnh cancel..100% trus ...tp ttp d anyepin...sistem yg ga jelas

      Hapus
    3. Amin ya alloh smg nadiem pulang membawa gojek lebih bersinar lagi gk sprti skrg driver sprti sapi perah

      Hapus
    4. Bener bg saya mengalamin nya

      Hapus
  6. Pusing sy sama Gojek ga kaya dulu UD kebanyakan tangan bikin hancur ekonomi driver,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya kejayaan gojek mulai menurun

      Hapus
  7. Medan udah bergerak, hasilnya bagaimana gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya sulit bonus skema akan kembali seperti sebelumnya... Kita tunggu saja

      Hapus
  8. malah yg ada gopartner, padahal driver mau bonus caer

    BalasHapus
  9. Semenjak ada gopartner sama pemerataan order semua driver yg rajin ngebolang jdi pada anyep gara2 gojek ngurusin driver yg males yg cuma nongkrong di pangkalan sama yg suka nyortir orderan gojek memang goblok mau aja di begoin sama driver yg males

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul itu bang..di daerahku juga bgitu gk ada bonusx lagi

      Hapus
  10. Aneh orang narik ril dari shepit biasa yg rame bisa indikasi,parah sisyemnaya aplikasi bobrok

    BalasHapus
  11. Ganti apk gopatner akun gagu anak istri terlantar drever aja udah kayak gembel makan ngopi g ada duit..kan malu kalo di liat sana saudara yg dikira menjanjikan malah jadi gembel

    BalasHapus
  12. Install gopartner malah anyep 🤦

    BalasHapus
  13. Untuk mendapatkan orderan dari orderan 1 ke orderan ke 2 jeda nya mengerikan sekali 2 jam bahkan ada yang 7 jam ,baru mendapatkan orderan kembali. Padahal driver sudah nuruti sopp gojek,mobile,cari spot yang rame,berusaha sana kemari. Ujung nya bensin tekor,pendapatan gak ada. Kalah dengan driver yang notaben nya maaf cuma nongkrong di 1 resto. Mohon dikaji kembali cara dan aplikasi gopartner ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Malang banyak yg jeda 3 sampai 5 jam, bang. Parah sekarang

      Hapus
  14. Parah dan sungguh parah gojek masa sekarang udah kayak opang dapet order penglaris atu udah selesai malah ga dapet order lagi ampe balik kandang

    BalasHapus
  15. Dg berganti nama gopartner.....driver menjadi terlantar,,,alasan konsisten jam ngebid mirip kerja formal,
    Harus diingat juga karyawan pabrikan ada 3 shift,pagi,siang,malem dgn jam kerja 8jam.
    Kalo emang harus seperti itu server juga harus bisa baca pola kerja mitra,,,,,,semua track record mitra server punya....
    Setiap driver ada riwayat jam kerjanya
    Kita ini bermitra,bukan sistem juragan dan pembokat
    Disini kita menjalin simbiosis.....perbaiki rumus server agar lebih baik lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang utk beli bensin dan bayar pangsit aja masih kurang... Tau sampe kapan kek gini

      Hapus
    2. Nahh bener tuhh. Apaan balasan dari gojek jam order harus konsisten. Emang kerja kantoran? GOBLOK amat yaa manajemen Gojek sekarang. Bikin aturan gak pake mikir. Klo Gojek mau driver onbid dgn jam yg konsisten yaa Gojek HARUS BERANI JAMIN BAYARAN DRIVER JUGA KONSISTEN! Lhaa ini kan dapet order jug by sistem alias tos2an. Nyuruh driver konsisten tapi lu nya kaga mau konsisten soal order dan skema insentif. TOLOL!!!

      Hapus
    3. gw suka ni komen. Sistem gojek ga siap, mau minta stabil onbid kyk org ngantor. tp ga ad jaminan pendapatan. Berbulan2 sy stabil 11jam kerja, mobile, performa 100%, memberika servis yg optimal. begitu sistem mengcancel 2x tanpa sebab. anyep ny terbawa sampai besok nya..
      tolong diperbaikilah, sakit rasanya. bukan salah kita tapi akibatnya ditanggung driver.
      kl blm bisa bikin sistem bagus, paling tidak buka layanan buat apeal/banding. telepon CS tidak pernah dpt jawaban memuaskan. buka chat cs interaktif jg lah,spy kita bs kirim bukti.

      Hapus
  16. artikel yang menarik setidaknya ada himbauan tulisan secara terbuka dari Web ini untuk memberi masukan kepada dua aplikator
    "utamakan kesejahteraan driver"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju... Driver HARUS sejahtera dulu, baru gojek boleh untung.

      Hapus
  17. maaf yah bng gw ngebit hari ini dari jam 7 ampe jam 10 .30 mlm cuman d kasih 6 orderan bng bwat bli nasi bungkus ma kopi aja bingung.... cuman gara gara kena bintang 3 ayep nya masa allah gila gopatner mah parah gimna mau bisa ngajak istri jlan jalan klo pemdaptan 70 ribu d potong bensin makan coba gw mau tanya harus kayak mna orderan d kasih jm 8.45 orderan keduan jm 13.52 masa kita nongkrong berjam jam giliran yang gacor mah bulak balik aja . ngambil orderan... parah gak udah tahu anyep paling d kasih gosof... gimna mau bli gosof duit aja abis giliran akun gacor mah d kasih nya yang enK enak parah kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ketika situasi seperti ini, banyak driver pada pusing karena orderan menurun drastis, bang. Jadi, celah sekecil apapun bisa membuat reputasi akun jatuh. Kalau dikasih bintang 3, sebaiknya sekitar 25 orderan selanjutnya meminta abanginta dg sopan agar dibantu kastamer kasih bintang 5 dan komen positif utk cepet2 nutup bintang 3 tadi. Agak sulit memang, apalagi klw buru2.

      Hapus
  18. Emang akun ente gacor apa? Sotoy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami menghimpun informasi dari sumber yang bisa dipercaya. Sotoy

      Hapus
  19. Semenjak gant go phanner. Anyep

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nih, musti lebih jeli lagi lihat peluang orderan yang tambah sulit

      Hapus
  20. Gojek aliaas aplikasi anak bangsat...mana janji kau yg dulu...sistemnyaa ajaa kaya anjing....kita pagi keluar sampaai tengah malam cuman dpt 3 or 4....semoga para it dan pera staf dikantor gojek mati mendadajk...amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya memang sudah kagak imbang orderannya bang, tapi anehnya banyak aja yg masih dapat poin banyak ya

      Hapus
    2. Terlalu emang..orderan orang yang itu²..aja di kasi..sue emng..

      Hapus
  21. Maaf nih suhu bukan maksud apa2 y skedar masukan...gojek menggacorkan tanpa alasan bgitu juga masalah gagu jadi intinya tanyakan kndirimu sendri apa benar yg d arahkan gojek sudah and lakukan...gk mungkin knda gojek membuat akun gagu klau gk ada alasannya jngn main sepihak aja...klau abg mau gacor voba deh lakuin yg d arahin gojek insallah 2 minggu bner mah akunnya...lebih baik berpikir sambil bertindak drilpda suka menyalahkan lupa intropeksi diri maaf kanda ngegas y

    BalasHapus
    Balasan
    1. jumlah orderan yang menurun keknya jg jadi sebabnya, pac

      Hapus
  22. Parah bgt masuk oktober ini.akun d bawa kmana aj.gak ad yg masuk.yg ad cuma jd penonton liatin akun gacor mondar mandir.bs milih orderan lagi.tolong gojek yg pilih2 order d bikin gagu gtu loh biar adil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang masih ada yang pilih2 orderan ya, pac?

      Hapus
  23. Emang bener gojek yg skg beda sama gojek dulu boro" bisa pilih" orderan seharian juga kadang d kasih orderan kadang enggak.parah sistem karya anak bangsa sekarang mah pantes aja ganti jdi gopartner udah mulai linglung kali modalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg pasti sekarang orderan menurun tajam, pac

      Hapus
  24. Mau tanya deh, kok pada saat onbid enggak di autobid, terus ada orderan masuk terus kita cocol terima, eh malah auto cancel orderannya padahal waktunya masih banyak,parahnya dalam 1 hari itu 3 kali terjadi seperti itu, perform lgsg turun drastis secara tidak disengaja.
    Apakah ada yg tahu permasalahannya???

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang biasanya kalau manual bid, ada aja hal2 yg terjadi diluar keinginan. Mau pencet terima, kepencet tolak. Atau aplikasinya tombolnya yg error, tau sendiri kan, gopartner banyak banget kejadian error. Jadi ya paling gampang dibuat auto aja.

      Hapus
  25. Algoritma Gopartner TAI!!!
    IT GOBLOK!!! Onbid harus konsisten. Lu kira lu berani gaji bulanan, Jek? Gw ini PARTNER, dasar GOBLOK!!! Klo lu berani kasih comment onbid harus konsisten yaa lu ngimpi aj bisa bayar driver bulanan. Sekali lagi nama aplikasi lu GOPARTNER, TOLOL!!! Lu ngerti gak arti partner itu apa? Dasar GOBLOK!!! Semenjak gada Nadiem emang isinya ORANG GOBLOK SEMUA!!! SEMOGA GOJEK INDONESIA CEPET BANGKRUT klo terus2an dikelola sama orang GOBLOK!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hujan malah sistem error, boss.... driver jadi korban

      Hapus
  26. Sayah di karawang bang akun bisa di bawa ngalong lumayan paginyah anyep udah 2 hari ngadikasih dikasihnyah jam10.30.siang bang ampun udah bersabar demi anak istri ditinggal tiap malem jadinyah ancur tolong dari pihak aplikasi mengenai fersi.v.1.3.0 .dikarawang ancur.tolong pikirkan nasip drefer pejuang kluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Malang, versi 1.5.0 yg gacor ya gacor. yg anyep ya anyep bang....

      Hapus
  27. intinya aplikasi ga peduli sama drivernya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. denger2 tuh malah bos besar bilang di media klw untung gede banget. gila, kan!

      Hapus
  28. emang semenjak di pegang kelvin sistym gojek tambah bobrok seperti tai anjing.tiap hari ngalong dan konsisten waktu hasilnya kalah atau sama orderannya yang gak pernah ngalong.apa IT server gojek gak punya mata mana jam onbid lebih panjang dan mna yang lebih pendek di anggap sama.



    BalasHapus
    Balasan
    1. si bos bilangnya malah untung gede tuh. sayangnya driver gak dikasih bonus

      Hapus
  29. Benar bang sistim gojek sdh bobrok sama dengan IT nya gojek.juga bobrok. Buat sistim gak jelas

    BalasHapus
    Balasan
    1. giliran hujan, error. gak bisa chat, gak bisa tlpn cs. jemputnya orderan di ujung jagad raya, ongkosnya 7.200. payah tuh

      Hapus
  30. Teori sj buktinya dilapangan tetap gagu. Sy sdh onbid pagi hari pada jam yg sama dan lama onbidnya rata2 14-15 tiap hari rp yg tetap sama. Ngomong gampang praktek dilapangan beda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tuh, teori doang... buktikan dong!

      Hapus
  31. Gojek sekarang udah kebanyakan makan uang dari perusahaan asing makanya kelakuan nya kaya pki, mau konsisten atau tidak atau performa aplikasi dan sistem 100% sekalipun tetap aja ga ngaruh giliran driver komplen selalu banyak alasan, semua saran dan anjuran dri gojek kebanyakan cuma alibi mereka, karena saya sudah coba ikutin aturan yang ada mulai on bid konsisten menjaga performa aplikasi dan sistem tetap 100% bahkan 1bulan full ini aplikasi 24jam saya tes onbid, tapi endingnya tetap aja tidak ada satupun saran dari gojek yang bisa jamin akun gacor, terkecuali kita bisa bermain dengan orang di balik IT sever gojek

    BalasHapus
  32. Terkait point 1 diatas, sy fokus mewakili suara mitra gojek/driver yang terkena imbas hnya dpt bintang 1/2/3 dan komen yg buruk/ negatif pdhal driver sama sekali tidak melakukan kesalahan yg dituduhkan costumer tsbt. Dlm hal ini harus ada evaluasi urgent yg dilakukan gojek terutama harus perbaiki terkait algoritma sistem servernya. mitra/ driver dalam posisi terfitnah/ tertuduh oleh costumer tpi driver tdk bisa sama sekali ada kesempatan utk bs meluruskan sehingga akibatnya fatal bahkan bisa dikatakan musibah bagi mitra/ driver krn akibatnya tidk main2, sidriver hrus menerima 2 minggu kedepan akunnya gagu dmn pengaruh bgt thd pemasukannya, utk kelangsungan hidupnya menafkahi istri dan anak2nya. Sungguh meyakitkan bagi driver dan jauh dari rasa keadilan. bayangkan Akun akan normal stlah 2 minggu yg itupun dg perjuangan minimal 25 order hrus bintang 5 hanya krn kesalahan costumer dlm mmberikan penilaian. Saran sy sekiranya penulis artikel ini punya akses kpd pemangku kepentingan di perusahaan gojek mohon dismpaikan :
    1. Agar pihak gojek perbaiki sistem servernya, dimana klo trjadi sprti sy uraikan diatas, driver punya kesmptan utk meluruskan ke gojek dan gojek sertemerta bs meralat sistem servernya yg tadinya msuk ke algoritma "gagu" thdp akun driver bs kembali normal tnp hrus mnunggu lama.
    2. Ingat, Ketika kita jauh dri rasa keadilan, bagi Allah sngatlah sbntr, kt tau perushaan gojek skrng sdh raksasa di asia tenggara, tpi klo jauh dri rasa keadilan seraksasa apapun bagi Allah cm sbntr. Buktinya aja dg bencana covid saat ini, perushaan mn yg tdk menjerit.
    Slm hormat. Ben. Cp. 085921956003

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, salut saya sama Bang Ben.... semoga PT GI tahu klw drivernya ada yg jempolan seperti Bang Ben

      Hapus
  33. Kira kira pihak gojek baca ngga ya kalo aplikasi go partner banyak komen jelek

    BalasHapus
  34. Tolong pak Nadiem gojek yg kayak dulu LAGI DI PEGANG PA NADIEM SEKARANG PARAH SUSAH

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah2n kejadian, maksudnya driver bisa senang kayak dulu lagi penghasilannya

      Hapus
  35. Lebih baik para driver Indonesia kompak kasih aja bintang 1 di aplikasi Gojek...ini semua gara2 Gojek juga bikin susah driver...itu aja..

    BalasHapus
  36. emng bener "bikin sakitt hati sever sistemm bilang asuuuu xxx iblissss
    emng gk cuma menperkaya aj pihah kantor driverr dikorban kannn
    emang gk jelassss gojek sekarang iblis emang

    BalasHapus
    Balasan
    1. kondisi begini banyak driver move on ke pekerjaan lain, bang. daripada seharian cuma dapat 1 - 2 orderan, mendingan cari yg lain dulu...

      Hapus
  37. Semua awal permasalahan online ada di sistem dan cara berpikir GRAB. Mana ada orang China Malaysia mau hargai orang indo

    BalasHapus
    Balasan
    1. fokus ke penghasilan aja bang, klw lagi sepi begini ane cari yg lain dulu.

      Hapus
  38. Lebih gak adil LG dimc Donald pancing Medan, saya dari performa 94 % bisa turun performa sampe 48% , gara gara kesal yang lain bisa dapat orderan MC Donald hanya dengan performa 90%, saya performa 94% gak dapat orderan MC d, hanya dikasih orderan goride, ato gosend blast, akhirnya saya kesal, jadi saya cancel cancel order, jadi turunlah performa saya.
    Hancur sistem gojek bisa performa dibawah saya dapat orderan MC d, sementara saya performa lebih tinggi sekitar 94% bisa gak dapat orderan MC d, hanya membuat kesal dan kecewa aja sistem gojek, semoga diganti dengan lebih baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. versi 1.9.2 tambah parah bang da, maps sering ilang, sepeda motor tak nampak, lokasi tidak terdeteksi.

      Hapus
  39. KEVIN ANJENG ITNYA TOLOL SEKOLAH NYA DULU DI KANDANG BABI

    BalasHapus