IC EMMC Smartphone Rusak Orderan Ambyar

Smartphone kamu lemot perlu ganti IC EMMC (Embedded Multi Media Controller)? Barangkali ada benarnya.

uangojol - Smartphone kamu lemot perlu ganti IC EMMC (Embedded Multi Media Controller)? Barangkali ada benarnya. 

Ketika smartphone mengalami gejala lemot, kemungkinan memang EMMC mengalami masalah. Meskipun demikian, tidak semua gejala ini bersumber dari EMMC.

IC

Ada beberapa ciri kerusakan EMMC yang mengakibatkan smartphone jadi lemot. Kenali ciri-ciri tersebut agar kamu lebih memahaminya dengan baik.

Sebelumnya, mari mengenal jenis-jenis kerusakan pada smartphone. Ada kerusakan yang penyebabnya dari komponen hardware maupun software.

Jika kerusakannya terjadi karena kerusakan software system, kamu bisa mengatasinya dengan metode flashing. Cara ini sering dipakai para teknisi untuk menyelamatkan smartphone kamu.

Selain cara flashing,  cara lain yang mungkin dipakai yaitu dengan update software. Meskipun cara ini tak menyelesaikan semua jenis kerusakan, tapi beberapa kasus dapat terselesaikan dengan hanya update software.

Update software system umumnya memang diluncurkan oleh pabrikan untuk memperbaiki bug-bug atau kelemahan dari seri software sebelumnya.

Kedua cara diatas, tanpa mengganti perangkat keras apapun pada smartphone kamu.

Berbeda dengan kerusakan pada EMMC, yang umumnya terjadi karena kelalaian penggunaan; perlu menggantinya dengan sparepart EMMC yang baru. Tentu ini menyebalkan, mengingat harga EMMC yang mahal.

Banyak pengguna smartphone, termasuk para driver ojek online (ojol) yang tak mengetahui bahwa kerusakan IC EMMC masuk kategori kerusakan parah.

Bila smartphone kesayanganmu mengalami kerusakan jenis ini, kamu musti rela mengeluarkan budget yang lumayan besar untuk memperbaikinya.

Sebagai gambaran seberapa besar biayanya, biaya yang kamu harus keluarkan sekitar setengah dari harga smartphone barumu. Gila...!

Sekilas EMMC

EMMC atau Embedded Multi Media Controller merupakan IC (Integrated Circuit) yang berfungsi sebagai otak bagi seluruh kebutuhan media penyimpanan smartphone Android.

Langsung saja, uangojol.com akan menginformasikan ciri-ciri IC EMMC lemah atau mengalami penurunan performa yang dapat berlanjut menjadi kerusakan yang parah. 

Tujuannya jelas antisipasi sebelum kerusakan itu terjadi maka kamu harus tahu gejala awalnya agar bisa mencegah kerusakan yang lebih parah lagi.

Ciri-ciri IC EMMC Smartphone android lemah atau penurunan performa

1. Sering Restart Sendiri

Ketika smartphone kamu tiba-tiba restart sendiri, hati-hati. Barangkali ini gejala awal kerusakan. Pasti ada yang salah dengan smartphone.

Apabila selama seminggu tak mengalami masalah serupa, maka tak seberapa masalah. Tapi apabila berulang hingga beberapa kali, sebaiknya segera check kesehatan smartphone.

Periksalah apakah smartphone butuh update. Apabila iya, segera lakukan update operating system (OS). Pastikan kamu tidak menggunakan software selain official.

Tapi apabila masih terjadi, atau tidak ada update OS, sebaiknya lakukan pemeriksaan lanjutan, misalnya ke teknisi terbaik di daerah kamu.

2. Tidak bisa Factory Reset

Pada setting terdapat menu factory reset. Ini umum bisa dipakai apabila performa android terasa lemot. 

Factory reset biasanya akan lancar-lancar saja dan selesai dalam waktu sekitar 10 menit.

Akan tetapi, apabila muncul gejala factory reset lama, maka hati-hati. Boleh jadi IC EMMC smartphone kamu memang bermasalah. Ini jelas perlu penanganan ekstra hati-hati agar smartphone kamu bisa diselamatkan dengan baik.

Perlu diingat, ketika melakukan factory reset, seluruh data yang tersimpan di internal smartphone kamu akan terhapus seluruhnya. Pastikan data-data penting dipindahkan dulu dari memori internal smartphone. 

Jangan main hajar saja, lalu setelah selesai factory reset jadinya kebingungan mencari data yang telah terhapus.

3. Tidak bisa Flashing

Selain factory reset, metode flashing sering dilakukan untuk mengembalikan performa smartphone. Tapi ini butuh teknik dan langkah-langkah yang tepat agar tak terjadi kegagalan yang fatal.

Namun demikian, kegagalan flashing bisa juga karena masalah IC EMMC rusak.

Apabila langkah-langkah flashing sudah benar, tapi tak berhasil reboot, maka hampir bisa dipastikan ada permasalahan serius pada IC EMMC.

Posting Komentar

© UANG OJOL. All rights reserved. Distributed by Pixabin